Aqidah islamiah


 Sesungguhnya segala pujian hanyalah Milik Allah U , kami memuji-Nya, meminta pertolongan kepada-Nya, dan memohon ampunan kepada-Nya, Serta berlindung kepada-Nya dari segala kejelekan diri kami, dan dari segala kejelekan perbuatan-perbuatan kami. barang siapa yang diberi petunjuk oleh Allah U, maka tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan, maka tidak ada yang dapat memberinya petunjuk.

 

Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah U, Dia sendiri yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.

Amma ba'du: ini adalah pertanyaan penting dalam aqidah yang saya jawab dengan menyebutkan dalil dari al-qur'an dan hadist yang shahih, agar pembaca budiman menjadi tenang dengan jawaban yang benar. Karena perkara tauhid adalah merupakan landasan kebahagiaan seseorang di dunia dan akhirat.

Saya mohon semoga Allah U berkenan memberikan manfaat dengannya bagi kaum muslimin dan menjadikannya ikhlas karena mengharap wajah-Nya yang mulia serta sesuai dengan sunnah Nabi kita Muhamad e.

 

Muhammad bin jamil zainu

 

RUKUN ISLAM

 

1. Soal : malaikat jibril bertanya : wahai Muhammad, kabarkanlah kepadaku tentang islam?.

Jawab : Rosulullah e menjawab : islam adalah:

1- Kamu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah U ( yaitu tiada sesembahan yang benar kecuali Allah U ). Dan Muhammad adalah utusan Allah (yaitu sesungguhnya Muhammad diutus oleh Allah U untuk menyampaikan agama-Nya).

 

2- Mendirikan shalat (yaitu mendirikannya dengan rukun-rukunnya dan dengan tenang serta khusyu').

3- Menunaikan zakat: (apabila seorang muslim memiliki 85 gram emas atau sejumlah uang yang seharga dengan emas tersebut, maka ia harus membayar zakat darinya 2,5% setelah 1 tahun, dan selain berupa uang, maka ada ukuran tertentu).

4- Berpuasa pada bulan ramadhan : ( yaitu menahan dari hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar sehingga terbenam matahari dengan disertai niat).

5- Beribadah haji ke baitullah bagi yang mampu : ( kata''mampu'' dapat direalisasikan dengan sehat, memilki bekal yang cukup untuk kebutuhannya dan kebutuhan orang yang wajib ia nafkahi dan aman di perjalanan (HR.Muslim).

 

RUKUN IMAN

 

1. Soal : malaikat jibril bertanya, kabarkanlah kepadaku tentang iman.

Jawab : maka Rasulullah e menjawab : Iman yaitu:

1. Kamu beriman kepada Allah U : meyakini bahwa Allah adalah pencipta segala sesuatu dan disembah dengan benar. Allah mempunyai nama-nama dan sifat-sifat yang layak bagi-NYA. Allah U berfirman:

{لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ} [الشورى: 11]

Artinya : ''Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat''. (QS.Asy syura : 11).

2. kepada para malaikat-NYA : (mereka diciptakan dari cahaya, yang bertugas untuk melaksanakan semua perintah Allah, dan kita tidak dapat melihatnya.

3. Kepada kitab-kitab-NYA : diantaranya taurat, injil, zabur, dan Al qur'an adalah penutupnya.

4. Kepada para Rasul-Nya : Yang pertama adalah Nuh u ......dan yang terakhir adalah Muhammad e.

1. Kepada Hari Akhir : yaitu hari kiamat untuk menghisab manusia.

2. Dan beriman kepada takdir baik dan buruknya, yaitu pasra dengan apa-apa yang ditetapkan oleh Allah dengan tetap mengambil sebab-sebabnya. ( HR.Muslim).

 

HAK ALLAH ATAS HAMBA-NYA

 

1. Soal : Untuk apa Allah U menciptakan kita?.

Jawab : Allah U menciptakan kita, agar kita beribadah kepada-Nya, dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dalilnya adalah firman Allah U :

{وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ} [الذاريات: 56]

Artinya: ''Dan Aku tidak menciptakan manusia dan jin melainkan supaya mereka Mengabdi kepada-KU''. ( QS. Adz dzaariyaat: 56 ). Dan sabda Rasulullah e :

[ حق الله على العباد أن يعبدوه , ولا يشركوا به شيئا ] متفق عليه

Artinya: ''Hak Allah atas hamba-NYA adalah mereka menyembah-NYA dan tidak tidak menyekutukan-NYA dengan sesuatu apa pun''. ( muttafaq'alaih).

 

2. Soal : Apa arti ibadah?.

Jawab : Ibadah adalah nama yang mencakup apa-apa yang dicintai oleh Allah U dari perkataan dan perbuatan, seperti do'a, shalat, khusyu' dan lain sebagainya. Allah U berfirman:

{قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ} [الأنعام: 162]

Artinya : ''Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam ''.( QS.Al An'am: 162 ). Rasulullah e bersabda:

[ وما تقرب إلي عبدي بشيء أحب إلي مما افترضته عليه ] حديث قدسي رواه البخاري

Artinya: ''Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih aku cintai dari apa-apa yang telah aku wajibkan kepadanya''. (hadits qudsi diriwayatkann oleh imam bukhari).

 

3. Soal : Bagaimana kita menyembah Allah U ?.

Jawab : Sebagaimana yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-NYA. Allah U berfirman:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَلَا تُبْطِلُوا أَعْمَالَكُمْ} [محمد: 33]

Artinya : ''Hai orang-orng yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul dan janganlah kamu merusakan ( pahala) amal-amalmu ''. (QS.Muhammad:33). Rasulullah e bersabda :

[ من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد ] أي : غير مقبول. رواه مسلم

Artinya: '' Barang siapa yang mengerjakan suatu amalan yang tidak Kami perintahkan, maka amalan tersebut tertolak ''. yaitu tidak diterim. (HR.Muslim).

 

4. Soal : Apakah kita menyembah Allah U harus dengan rasa takut (tidak diterima) dan berharap ( akan dikabulkan)?.

Jawab : ya, kita menyembah-Nya dengan cara seperti itu. Allah U berfirman memerintahkan hamba-Nya.

{وَادْعُوهُ خَوْفًا وَطَمَعًا} [الأعراف: 56]

Artinya : ''Dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut (tidak akan diterima) dan harapan (akan dikabulkan)''. ( QS.Al Araaf : 56 ). Rasulullah e bersabda :

[ أسأل الله الجنة , وأعوذ به من النار ] رواه أبو داود بسند صحيح

Artinya: ''aku memohon kepada Allah U surga, dan aku berlindung kepada-Nya dari api neraka '' ( HR.Abu Dawud dengan sanad yang shahih).

 

5. Soal : Apa arti ihsan dalam beribadah?.

Jawab : ihsan adalah pengawasan Allah U dalam beribadah. Allah U berfirman :

{الَّذِي يَرَاكَ حِينَ تَقُومُ (218) وَتَقَلُّبَكَ فِي السَّاجِدِينَ (219)} [الشعراء: 218، 219]

Artinya: ''Yang melihat kamu ketika kamu berdiri (untuk sembahyang), dan (melihat pula) perobahan gerak badanmu di antara orang-orang yang sujud ''.( QS. Asy syu'ara : 218-219). Rasulullah e bersabda :

[ الإحسان أن تعبد الله كأنك تراه , فإن لم تكن تراه , فإنه يراك ] رواه مسلم

Artinya: ''ihsan adalah kamu menyembah Allah U seolah-olah kamu melihat-Nya, dan jika kamu tidak melihat-Nya sesungguhnya Dia melihatmu ''( HR.Muslim).

 

6. Soal : Apa saja macam-macam ibadah ?.

Jawab : Macam-macam ibadah banyak sekali, diantaranya adalah: do'a, rasa takut, mengharap, tawakkal, rasa ingin, rasa takut, menyembelih, nadzar, puasa, shalat, sujud, thawaf, bersumpah, berhukum, dan yang lainya dari macam-macam ibadah yang disyari'atkan.

MACAM-MACAM TAUHID DAN FAIDAH-FAIDAHNYA

 

1. Soal : untuk apa Allah U mengutus para Rasul ?

Jawa : Allah U mengutus mereka supaya menyeru manusia untuk beribadah hanya kepada-Nya dan meniadakan persekutuan dengan-Nya. Allah U berfirman:

{وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ } [النحل: 36]

Artinya: ''Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu '' ( QS.An Nahl : 36) ]thaghut adalah yang disembah oleh manusia selain Allah U dan ia ridha dengan hal itu [ . Rasulullah e bersabda :

[ الأنبياء إخوة من علات وأمهاتهم شتى , ودينهم واحد ] متفق عليه

Artinya: ''para Nabi adalah bersaudara dari satu bapak, sedangkan ibu mereka bermacam-macam dan agama mereka satu".

Maksudnya adalah dasar iman mereka adalah satu, sedangkan syari'at mereka berbeda-beda, mereka bersepakat dalam urusan pokok tauhid, adapun dalam urusan syari'at , maka terdapat perselisihan.

2. Soal : Apa yang dimaksud dengan tauhid rububiyyah?.

Jawab : Mengesakan Allah U dalam perbuatan-Nya, seperti penciptaan , pengurusan dan lain-lainnya. Allah U berfirman:

{الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (2)} [الفاتحة: 2]

Artinya : '' Segala puji bagi Allah tuhan semesta alam'' (QS.Al Fatihah:2). Rasulullah e bersabda :

[ اللهم لك الحمد , أنت رب السموات والأرض ....] متفق عليه

Artinya: ''Ya Allah , hanya bagi-Mu lah segala pujian, Engkau pencipta langit dan bumi....'' ( Muttafaq'alaih).

3. Soal : Apa yang dimaksud dengan tauhid uluhiyyah?.

 Jawab : Yaitu mengesakan Allah U dalam beribadah, seperti berdo'a, menyembelih, bernadzar, shalat, berharap, rasa takut, meminta pertolongan, bertawakkal dan lain sebagainya. Allah U berfirman:

 { وَإِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ (163) } [البقرة: 163]

Artinya : ''Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang ''. ( QS.Al baqarah : 163).

Rasulullah e bersabda kepada mu'adz t ketika beliau mengutusnya ke negri yaman :

[ فليكن أول ما تدعوهم إليه شهادة أن لا إله إلا الله ] متفق عليه

Artinya: ''Dan hendaklah awal seruanmu untuk mereka yaitu persaksian bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah". ( muttafaq'alaih) dan dalam riwayat bukhari : ''Sehingga mereka mengesakan Allah''.

4. Soal : Apa arti '' laa ilaaha illallaah"?.

 Jawa : Artinya adalah tidak ada sesembahan yang berhak untuk disembah dengan benar melainkan Allah U. Allah U berfirman :

 {ذَلِكَ بِأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْحَقُّ وَأَنَّ مَا يَدْعُونَ مِنْ دُونِهِ هُوَ الْبَاطِلُ وَأَنَّ اللَّهَ هُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ (62) } [الحج: 62]

Artinya : "(Kuasa Allah) yang demikian itu, adalah karena sesungguhnya Allah, Dialah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar". ( QS.Al Hajj: 62 ). Rasulullah e bersabda :

[ من قال لاإله إلا الله , وكفر بما يعبد من دون الله , حرم دمه وماله ] رواه مسلم

Artinya: ''barang siapa yang mengatakan tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah , dan mengingkari apa saja yang disembah selain Allah , maka harta dan darahnya haram hukumnya''. ( HR. Muslim)

5. Soal : Apa yang dimaksud dengan tauhid al asmaa wash shifaat?.

 Jawab : Yaitu menetapkan apa-apa yang telah Allah sifatkan dengannya untuk diri-Nya di dalam kitab-Nya atau apa-apa yang telah disifatkan oleh Rasul-Nya e di dalam hadits-haditsnya yang shahih secara benar, tanpa ada penafsiran, penyerupaan, penyamaan, pengingkaran. seperti kata '' istiwa'' ( bersemayam), '' nuzuul'' ( turun ), '' yad'' ( tangan ) dan lain sebagainya dari apa-apa yang layak untuk kesempurnaan Allah U. Allah U berfirman :

 {لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ} [الشورى: 11]

Artinya : ''Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat '' ( QS.Asy Syura : 11). Rasulullah e bersabda :

[ يَنْزِلُ اللَّهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا ] رواه مسلم

Artinya: "Allah U turun ke langit dunia pada setiap malam ''. ( Hadits shahih diriwayatkan oleh abu dawud ).

kata "turun" di dalam hadits ini adalah turun dengan kemuliaan-Nya, dan tidak dapat diserupakan dengan seorangpun dari makhluk-Nya.

6. Soal : Di manakah Allah U ?.

 Jawab : Allah ada di atas arsy di atas langit. Allah U berfirman :

 {الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى (5) } [طه: 5، 6]

Artinya: "(Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah,Yang bersemayam di atas 'Arsy ''(QS.Thaha : 5)

Yaitu inggi sebagaimana datang di dalam kitab bukhari dari tabi'in. Rasulullah e bersabda

[ إن الله كتب كتابا قبل أن يخلق الخلق ... فهو مكتوب عنده فوق العرش ] رواه البخاري

Artinya: ''Sesungguhnya Allah U telah menulis taqdir sebelum penciptaan makhluk...ia tertulis di sisi-Nya di atas arsy ''. (HR.Bukhari).

7. Soal : Apakah Allah U bersama kita?.

 Jawab : Allah U bersama kita mendengarkan dan melihat kita serta mengetahui keadaan kita . Allah U berfirman:

 {قَالَ لَا تَخَافَا إِنَّنِي مَعَكُمَا أَسْمَعُ وَأَرَى (46)} [طه: 46]

Artinya: ''Allah berfirman:"Janganlah kamu berdua khawatir, sesungguhnya Aku beserta kamu berdua, Aku mendengar dan melihat." ( QS. Thaaha : 46). Rasulullah e bersabda :

[ إنكم تدعون سميعا قريبا وهو معكم ] رواه مسلم

Artinya: ''...Sesungguhnya kalian berdo'a kepada Yang Maha Mendengar dan Maha Dekat dan Dia ada bersama kalian". yaitu dengan ilmu-Nya, Dia mendengarkan dan melihat kalian. ( HR.Muslim).

8. Soal : Apa manfaat dari tauhid?.

Jawab : Manfaat dari tauhid adalah keamanan pada hari kiamat dari siksa yang kekal, petunjuk di dunia dan penghapus segala dosa. Allah U berfirman:

{الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ (82)} [الأنعام: 82]

Artinya : "Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk ''. ( QS.Al An'aam : 82). Rasulullah e bersabda :

[ حق العباد على الله أن لا يعذب من لا يشرك به شيئا ] متفق عليه

Artinya: "Hak hamba atas Allah U adalah Dia tidak akan menyiksa hamba yang tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun ''. (Muttafaq 'alaih).

 

 

SYARAT DITERIMANYA AMAL PERBUATAN

 

1. Soal : Apa saja syarat untuk diterimanya amal perbuatan?.

 

Jawab : Syarat diterimanya amal perbuatan di sisi Allah U ada tiga, yaitu :

A. Beriman kepada Allah U dan mengesakan-Nya. Allah U berfirman:

{وَقَدِمْنَا إِلَى مَا عَمِلُوا مِنْ عَمَلٍ فَجَعَلْنَاهُ هَبَاءً مَنْثُورًا (23) } [الفرقان: 23، 24]

Artinya: "Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan ''. ( QS. Al furqan : 23 ). Rasulullah e bersabda :

[ قل آمنت بالله ثم استقم ] رواه مسلم

Artinya: ''Katakanlah aku beriman kepada Allah kemudian istiqamahlah ''. ( HR.Muslim ).

Dan diantara syarat-syarat iman adalah hendaklah orang yang beramal tidak membatalkan keimanannya dengan kekufuran atau syirik dengan cara memalingkan suatu ibadah untuk selain Allah U, seperti berdo'a kepada para Nabi dan orang-orang yang sudah meninggal atau meminta pertolongan kepada mereka. Allah U berfirman:

{وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (88)} [الأنعام: 88]

Artinya : "Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan ''. ( QS An'am: 88). Allah U juga berfirman:

{وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ (65)}[الزمر: 65]

 

Artinya : ''Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi ''. ( QS.Az zumar : 65 ).

B. Ikhlas .

 

Yaitu amal perbuatan yang bersih hanya untuk Allah U tanpa ada riya' ( ingin dilihat orang lain dan sum'ah ( ingin didengar orang lain). Allah U berfirman:

{فَادْعُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ (14) } [غافر: 14، 15]

Artinya : ''Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ibadat kepada-Nya, meskipun orang-orang kafir tidak menyukai(nya) '' ( QS.Ghafir : 14 ). Rasulullah e bersabda :

[ من قال لاإله إلا الله مخلصا دخل الجنة ] صحيح رواه البزار وغيره

Artinya: ''Barang siapa yang mengatakan tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah, dengan mengikhlaskan diri, maka ia masuk surge". ( Hadits shahih diriwayatkan oleh Al bazaar dan selainnya ).

C. Sesuai dengan apa-apa yang datang dari Rasulullah e. Allah U berfirman:

{وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا } [الحشر: 7]

Artinya: ''Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah '' (QS.Al Hasyr : 7 ). Rasulullah e bersabda :

[ من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد ] رواه مسلم.

Artinya: ''Barang siapa yang mengerjakan suatu amal perbuatan tanpa ada dasarnya, maka ia tertolak''. ( HR. Muslim)

 

SYIRIK BESAR

 

1. Soal : Apakah syirik besar itu?.

Jawab : Syirik besar adalah memalingkan macam dari macam-macam ibadah kepada selain Allah U, seperti do'a, penyembelihan dan yang lainnya. Dalilnya adalah firman Allah U :

{وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ (106)} [يونس: 106]

Artinya: ''Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim." ( QS.Yunus:106).Dan sabda Rosulullah e:

أكبر الكبائر : الأشراك بالله, وعقوق الوالدين, وشهادة الزور ). رواه مسلم )

Artinya: "Dosa besar yang paling besar adalah menyekutukan Allah U, durhaka kepada kedua orang tua dan persaksian palsu .(Riwayat Muslim).

 

2. Soal : Apakah dosa yang paling besar di sisi Allah U ?.

Jawab : Dosa yang paling besar di sisi Allah U adalah syirik besar. Dalilnya firman Allah U tentang lukman al-hakim:

{يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ (13) } [لقمان: 13]

Artinya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar." (QS.Luqman:13).

Rosulullah e ditanya dosa apakah yang paling besar disisi Allah U ? beliau menjawab: yaitu kamu menjadikan tandingan bagi Allah U, sedangkan Dialah yang menciptakan kamu ( Riwayat Bukhori). Yang dimaksud tandingan adalah sekutu.

 

3. Soal : Apakah kesyirikan terjadi dalam umat ini?.

Jawab : Ya terjadi, dalilnya adalah firman Allah U :

{وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ (106)} [يوسف: 106]

Artinya: ''Dan sebahagian dari mereka tidak beriman kepda Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah ( dengan sembaha-sembahan lain)''.( QS.Yusuf: 106).Rosulullah e bersabda:

[ لا تقوم الساعة حتى تلحق قبائل من أمتي بالمشركين , وحتى تعبد الأوثان ] صحيح رواه الترمذي

Artinya: "Tidak akan datang hari kiamat sehingga segolongan kabilah dari umatku menyusul orang-orang musyrik dan menyembah patung". (shahih riwayat tirmidzi).

4. Soal : Apakah hukum berdo'a kepada orang-orang mati atau ghoib.

Jawab : Berdo'a kepada mereka adalah merupakan syirik besar. Allah berfirman:

{إِنْ تَدْعُوهُمْ لَا يَسْمَعُوا دُعَاءَكُمْ وَلَوْ سَمِعُوا مَا اسْتَجَابُوا لَكُمْ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ وَلَا يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍ (14)} [فاطر: 14]

Artinya: ''Jika kamu menyeru mereka, mereka tiada mendengar seruanmu, dan kalau mereka mendengar, mereka tidak dapat memperkenankan permintaanmu. Dan di hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu dan tidak ada yang dapat memberi keterangan kepadamu sebagai yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui''.( QS.Fathir: 14). Rosulullah e bersabda :

[ من مات وهو يدعو من دون الله ندا دخل النار ] رواه البخاري

Artinya: "Barang siapa yang mati sedangkan ia berdo'a kepada selain Allah U, maka ia masuk neraka (Riwayat Bukhori).

5. Soal : Apakah do'a merupakan ibadah?.

Jawab : Ya, do'a adalah merupakan ibadah. Allah U berfirman:

{وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ (60)} [غافر: 60]

Artinya: ''Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina." ( QS.Ghafir: 60).

Rosullah e bersabda: رواه أبو داود [الدعاء هو العبادة ] "do'a adalah ibadah". (Riwayat tirmidzi dan ia mengatakan hadits hasan shahih).

6. Soal : Apakah orang-orang yang meninggal dapat mendengar do'a?.

Jawab : Mereka tidak dapat mendengar do'a. Allah U berfirman:

{وَمَا أَنْتَ بِمُسْمِعٍ مَنْ فِي الْقُبُورِ (22) } [فاطر: 22]

Artinya: ''Dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar''. ( QS.Fathir: 22).

Dari Ibnu Umar t ia berkata:"Rosulullah e berdiri di atas permukaan sumur badr seraya mengatakan: "Apakah kalian mendapatkan apa yang dijanjikan oleh Robb kalian adalah benar ?" kemudian Nabi e berkata: "sesungguhnya mereka sekarang mendengar apa yang aku katakan". Lalu dikabarkan ke Aisyah t kemudian ia berkata: sesungguhnya Nabi e mengatakan (hal itu) " karena sesungguhnya mereka sekarang tahu bahwa apa yang Nabi e katakan kepada mereka adalah kebenaran".

Kemudian aisyah t membaca ayat {إِنَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتَى} [النمل: 80] artinya : '' Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar'' (QS.An Naml: 80).

Qatadah t berkata tentang riwayat hadits ini :

قال قتادة:[ أحياهم الله حتى أسمعهم قوله توبيخا وتصغيرا ونقيمة وحسرة وندامة ] رواه البخاري في كتاب المغازي باب 8

Artinya: ''Allah U telah membangunkan mereka sehingga menjadikan mereka mendengar ucapan Rasulullah e. hal itu sebagai tanda celaan, hinaan, balas dendam, kesedihan dan penyesalan atas mereka''.( HR. Bukhari dalam kitab Maghaazi ( peperangan ) Bab ke 8 ).

 

BEBERAPA FAIDAH DARI HADITS DI ATAS

1. Mendengarnya orang-orang musyrik yang sudah terbunuh itu bersifat sementara, dengan dalil ucapan Rasulullah e : ''sesungguhnya mereka sekarang mendengar '' artinya setelah ini mereka tidak dapat mendengar, karena sebagaimana yang dikatakan oleh Qatadah t tentang hadits itu : '' Allah U telah membangunkan mereka sehingga menjadikan mereka mendengar ucapan Rasulullah e itu sebagai tanda celaan, hinaan, balas dendam, kesedihan dan penyesalan atas mereka''.

2. Pengingkaran 'Aisyah t atas riwayat ibnu umar, dan sesungguhnya Rasulullah e tidak mengatakan ''mendengar'', akan tetapi beliau mengatakan : ''sesungguhnya mereka sekarang tidak mengetahui'', dengan dalil firman Allah U, artinya : '' Sesungguhnya kamu tidak dapat menjadikan orang-orang yang mati mendengar''. (QS.An Naml: 80).

3. Memungkinkan adanya kesamaan antara riwayat ibnu umar dengan riwayat 'Aisyah t dengan seperti ini, '' pada dasarnya adalah tidak ada yang bisa menjadikan orang-orang mati mendengar sebagaimana yang telah dijelaskan di dalam al qur'an, akan tetapi Allah U telah membangunkan mereka sebagai mu'jizat untuk Rasulullah e sehingga mereka dapat mendengar, sebagaimana yang telah dijelaskan dalam ucapannya Qatadah t'' ,Wallaahu a'laam

 

MACAM-MACAM SYIRIK BESAR

 

1. Soal : Apakah kita boleh minta pertolongan kepada orang-orang yang sudah meninggal atau orang-orang yang sudah tiada?.

Jawab : Kita tidak boleh minta pertolongan kepada mereka, akan tetapi minta pertolongan kepada Allah U . Allah U berfirman ,

{وَالَّذِينَ يَدْعُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ لَا يَخْلُقُونَ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ (20) أَمْوَاتٌ غَيْرُ أَحْيَاءٍ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ (21)} [النحل: 20، 21]

Artinya: ''Dan berhala-berhala yang mereka seru selain Allah , tidak dapat membuat sesuatu apapun, sedang berhala-berhala itu ( sendiri) dibuat orang. ( berhala-berhala itu) benda mati tidak hidup, dan berhala-berhala tidak mengetahui bilakah penyembah-penyembahnya akan dibangkitkan'' ( QS.An nahl : 20-21).

{إِذْ تَسْتَغِيثُونَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ } [الأنفال: 9]

Artinya: "(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada tuhanmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu ''. ( QS.Al anfaal:9). Rasulullah e bersabda:

[ يا حي يا قيوم , برحمتك أستغيث ] رواه الترمذي

Artinya: '' Wahai yang Maha Hidup lagi terus menerus mengurusi makhluk-Nya, dengan Rahmat-Mu aku minta pertolongan''. ( HR.Tirmidzi)

 

2. Soal : Apakah kita boleh minta pertolongan kepada selain Allah U ?.

Jawab : Tidak boleh. Dalilnya adalah firman Allah U :

{ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ} [الفاتحة: 5]

Artinya: ''Hanya Engkaulah yang kami sembah , dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan''. ( QS.Al fatihah: 5). Rasulullah e bersabda:

[ إذا سألت فاسأل الله , وإذا استعنت فاستعن بالله ]( رواه الترمذي وقال: حسن صحيح)

Artinya: ''apabila kamu meminta, mintalah kepada Allah U, dan apabila mohon pertolongan, mohonlah kepada Allah U. (HR.Tirmidzi, ia berkata ini hadits hasan shahih )

3. Soal: Apakah kita boleh minta pertolongan kepada orang-orang yang masih hidup?

Jawab: Ya boleh sesuai dengan kemampuan mereka. Allah U berfirman:

{وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى } [المائدة: 2]

Artinya: ''Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa'' ( QS.Al Maidah : 2). Rasulullah e bersabda:

[ والله في عون العبد ما دام العبد في عون أخيه ] رواه مسلم

Artinya: ''Allah U akan selalu menolong seorang hamba, selama dia menolong saudaranya '' ( HR.Muslim).

 

4. Soal : Apakah kita boleh bernadzar kepada selain Allah U ?

Jawab : Tidak boleh bernadzar kepada selain Allah U . berdasarkan firman Allah U ,

{إِذْ قَالَتِ امْرَأَتُ عِمْرَانَ رَبِّ إِنِّي نَذَرْتُ لَكَ مَا فِي بَطْنِي مُحَرَّرًا فَتَقَبَّلْ مِنِّي } [آل عمران: 35]

Artinya: ''(Ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada Engkau anak yang dalam kandunganku menjadi hamba yang saleh dan berkhidmat (di Baitul Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari padaku'' ( QS.Ali imran : 35). Sabda Rasulullah e :

[ من نذر أن يطيع الله فليطعه , ومن نذر أن يعصيه فلا يعصه ] رواه البخاري

Artinya: "Barang siapa yang bernadzar untuk menta'ati Allah U , maka ta'atilah. Dan barang siapa yang bernadzar untuk bermaksiat kepada Allah U , maka janganlah bermaksiat kepada-Nya''. (HR.Bukhari).

 

5. Soal : Apakah boleh menyembelih untuk selain Allah U ?

Jawab : Tidak boleh, dalilnya firman Allah U :

{قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (162) لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ (163)} [الأنعام: 162، 163].

Artinya: "Katakanlah: sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)." (QS.Al An'am: 162-16). Allah juga berfirman:

{فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (2) } [الكوثر: 2]

Artinya: "Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah''. (QS.Al Kautsar:2).

Rasulullah e bersabda:

[ لعن الله من ذبح لغير الله ] رواه مسلم .

Artinya: "Allah U melaknat orang yang berkurban untuk selain Allah U ''. ( HR.Muslim).

 

6. soal : Apakah boleh melakukan thawaf di tempat selain ka'bah.

jawab : Tidak boleh thawaf kecuali di depan ka'bah. Allah U berfirman :

{وَلْيَطَّوَّفُوا بِالْبَيْتِ الْعَتِيقِ (29)} [الحج: 29]

Artinya: "Hendaklah mereka melakukan melakukan thawaf sekeliling rumah yang tua itu (Baitullah).'' (QS. Al Hajj : 29 ). Rasulullah e bersabda:

[ من طاف بالبيت سبعا , وصلى ركعتين , كان كعتق رقبة ] صحيح رواه ابن ماجه

Artinya: "Barang siapa yang thawaf tuju putaran dan shalat dua rakaat, maka ia seperti membebas budak". sihir termasuk kekufuran, Allah U berfirman :

{وَلَكِنَّ الشَّيَاطِينَ كَفَرُوا يُعَلِّمُونَ النَّاسَ السِّحْرَ} [البقرة: 102]

Arinya: "Hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia ''. ( QS. Al Baqarah : 102 ). Rasulullah e bersabda:

[ اجتنبوا السبع الموبقات : الشرك بالله , والسحر ...] رواه مسلم

Artinya: "Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan, yaitu: mempersekutukan Allah U dan , sihir..........'' ( HR.Muslim).

 

7. Soal : Apakah kita boleh mempercayai tukang tenung, dukun dalam masalah ilmu ghaib?

Jawab : Tidak boleh mempercayai keduanya. Allah U berfirman:

{قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ (65)} [النمل: 65]

Artinya: "Katakanlah, Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan".(QS.An Naml: 65). Rasulullah e bersabda:

[ من أتى عرافا , أو كاهنا , فصدقه بما يقول , فقد كفر بما أنزل على محمد ] صحيح رواه أحمد

Artinya: "Barang siapa yang mendatangi tukang tenung atau dukun, kemudian ia membenarkan ucapannya, maka ia telah kafir terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad''. ( HR.Ahmad).

 

8. Soal : Apakah seseorang dapat mengetahui hal yang ghaib?.

JAwab : Tidak ada seorang pun yang mengetahui hal yang ghaib kecuali Allah U , Allah U berfirman :

{وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لَا يَعْلَمُهَا إِلَّا هُوَ} [الأنعام: 59]

Artinya: "Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri''. ( QS.Al An'am: 59). Rasulullah e bersabda:

[ لا يعلم الغيب إلا الله ] حسن رواه الطبراني

Artinya: "Tidak ada yang mengetahui hal yang ghaib kecuali Allah U '' (HR.Tabrani – hadits hasan).

 

9. Soal : Apa hukumnya beramal dengan undang-undang yang menyelisihi hukum islam?

Jawab : Beramal dengan undang-undang yang menyelisihi hukum islam adalah termasuk kekafiran. Dan apabila membolehkannya atau berkeyakinan akan kemaslahatannya, maka ia telah kelar dari islam. Allah U berfirman :

{وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ (44)} [المائدة: 44]

Artinya: "Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir''. (QS.Al Maidah: 44). Rasulullah e bersabda:

[ ومن لم تحكم أئمتهم بكتاب الله , ويتخيروا مما أنزل الله, إلا جعل الله بأسهم بينهم ] حسن رواه ابن ماجه وغيره.

Artinya:"Dan tidaklah para imam tidak mua berhukum dengan al qur'an dan memilah milih apa-apa yang telah diturunkan oleh Allah U, kecuali Allah menjadikan bencana diantara mereka''. (HR.Ibnu majah dan lainnya – hadits hasan).

 

10. Soal : Siapa yang menciptakan Allah U ?.

Jawab : Apabila syetan membisikkan pertanyaan seperti ini kepada salah seorang diantara kalian, maka berlindunglah kepada Allah U . Allah U berfirman :

{وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ (36)} [فصلت: 36]

Artinya: "Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.'' ( QS. Fush shilat : 36 ).Rasulullah e telah mengajarkan kepada kita bagaimana cara kita menolak tipu daya syetan dengan mengucapkan.

[ آمنت بالله ورسله , الله أحد , الله الصمد , لم يلد , ولم يولد , ولم يكن له كفوا أحد . ثم ليتفل عن يساره ثلاثا , وليستعذ من الشيطان , ولينته , فإن ذالك يذهب عنه ]

Artinya: "Aku beriman kepada Allah dan para rasul-Nya, Allah Maha Esa, .Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia. Kemudian meludah ke sebelah kiri tiga kali, dan berlindunglah dari syetan serta berhentilah karena hal tersebut bisa mengusir syetan darinya. (ini adalah ringkasan hadits-hadits shahih yang terdapat dalam bukhari, muslim, ahmad dan abu dawud).

hendaklah mengatakan : bahwa sesungguhnya Allah U adalah pencipta, dan bukan yang diciptakan. Agar dapat difahami secara logika, kita katakan seperti ini : "sesungguhnya untuk bilangan dua ada bilangan yang sebelumnya yaitu bilangan satu. sedangkan untuk bilangan satu tidak ada bilangan sebelumnya. Maka Allah U adalah satu tidak ada sesuatupun sebelum-Nya. Rasulullah e bersabda :

[ اللهم أنت الأول فليس قبلك شيء ]رواه مسلم.

Artinya: '' Ya Allah, adalah yang pertama dan tidak ada sesuatupun sebelum Engkau'' (HR.Muslim).

 

11. Soal : Apa aqidah orang-orang musyrik sebelum islam ?.

Jawab : Mereka berdo'a kepada para wali untuk bertaqarrub dan meminta syafa'at. Allah U berfirman :

{وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِنْ دُونِهِ أَوْلِيَاءَ مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى } [الزمر: 3]

Artinya: ''Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): "Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat- dekatnya." ( QSAz zumar : 3). Dalam ayat lain Allah juga berfirman:

{وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُونَ هَؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ } [يونس: 18]

Artinya: "Dan mereka menyembah selain daripada Allah apa yang tidak dapat mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak (pula) kemanfaatan, dan mereka berkata: "Mereka itu adalah pemberi syafa'at kepada kami di sisi Allah". ( QS. Yunus :18). sebagian kaum muslimin mengerjakan hal seperti itu menyerupai kaum musyrikin.

 

12. Soal : Bagaimana kita meniadakan syirik kepada Allah ?

Jawab : Peniadaan syirik kepada Allah U tidak akan sempurna melainkan harus meniadakan dahulu hal-hal berikut ini :

a. syirik dalam perbuatan-perbuatan Allah U, seperti meyakini bahwa di situ terdapat .....yang mengurusi alam ini, padahal Allah U bertanya kepada orang-orang musyrik di dalam ayat-Nya.

{وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ} [يونس: 31]

Artinya: ''Dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab: "Allah."Maka katakanlah "Mangapa kamu tidak bertakwa kepada-Nya"( QS.Yunus: 31)

b. Syirik dalam ibadah, seperti berdo'a kepada para nabi dan para wali, berdasarkan firman Allah U :

{قُلْ إِنَّمَا أَدْعُو رَبِّي وَلَا أُشْرِكُ بِهِ أَحَدًا} [الجن: 20]

Artinya: "Katakanlah Sesungguhnya aku hanya menyembah Tuhanku dan aku tidak mempersekutukan sesuatupun dengan-Nya." ( QS.Al jin :20). Rasulullah r bersabda:

[ الدعاء هو العبادة ] رواه أبو داود.

Artinya: '' Do'a adalah ibadah " ( HR.Tirmidzi, ia berkata hadits ini hasan – shahih).

c. Syirik dalam sifat-sifat Allah I, seperti meyakini bahwa para Nabi dan para Rasul mengetahui hal yang ghaib. Allah I berfirman :

{قُلْ لَا يَعْلَمُ مَنْ فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ (65)} [النمل: 65]

Artinya: "Katakanlah: "Tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan. ( QS.An naml: 65).

d. Syirik dalam penyamaan, seperti : seseorang yang berkata ''aku harus mempunyai perantara seorang manusia sehingga aku bisa berdo'a kepada Allah I ,seperti seorang amir yang aku tidak bisa masuk kepadanya melainkan harus melalui seorang perantara, maka hal ini sama dengan penyerupaan antara sang Pencipta dengan makhluk-Nya, dan ini termasuk syirik. Berdasarkan firman Allah I :

{لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ} [الشورى: 11]

Artinya: ''Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat''( QS.Asy syura: 11). Ayat ini serupa dengan ayat lain yang berbunyi:

{لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ (65)} [الزمر: 65]

Artinya: "Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orangyangmerugi'' (QS.Az zumar: 65)

Jika ia bertaubat dan menghilangkan macam-macam syirik ini, maka ia termasuk seorang yang muwahhid (yang mentauhidkan Allah I). Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang muwahhid, dan jangan Engkau jadikan kami orang-orang yang musyrik.

 

e. Soal : Apa bahaya dari syirik besar?

Jawab : Syirik besar menyebabkan pelakunya kekal di dalam neraka. Allah I berfirman :

{إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ (72)} [المائدة: 72]

Artinya: ''Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun'' ( QS.Al maidah : 72). Rasulullah r bersabda:

[ من لقي الله يشرك به شيئا دخل النار ] رواه مسلم

Artinya: ''Barang siapa yang menemui Allah I sedangkan ia mempersekutukan-Nya dengan sesuatu, maka ia masuk neraka''. ( HR. Muslim)

 

f. Soal : Apakah suatu amalan yang dibarengi dengan kesyirikan itu bermanfaat?

Jawab : Amal perbuatan yang dibarengi dengan kesyirikan, maka ia tidak bermanfaat sama sekali. Allah I berfirman :

{وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ (88)} [الأنعام: 88]

Artinya: "Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan''. ( QS.Al an'am :88). Rasulullah r bersabda:

[ أنا أغنى الشركاء عن الشرك , من عمل عملا أشرك معي فيه غيري , تركته وشركه ] حديث قدسي رواه مسلم

Artinya: "Aku paling anti dari persekutuan, barang siapa beramal yang ia menyekutukan bersamaku dengan yang lain, maka aku tinggalkan ia dan sekutunya".

 

SYIRIK KECIL DAN MACAM-MACAMNYA

 

1. Soal : Apa yang dimaksud dengan syirik kecil?.

Jawab : Syirik kecil adalah riya' ( ingin dilihat oleh orang lain). Allah I berfirman :

{فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا (110)} [الكهف: 110]

Artinya: ''Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya." ( QS.Al kahfi : 110 ). Rasulullah r bersabda:

[ إن أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر : الرياء ] صحيح رواه أحمد

Artinya: ''Sesungguhnya sesuatu yang sangat aku takutkan atas kalian adalah syirik kecil : riya". ( HR. ahmad).

Yang termasuk syirik kecil juga adalah perkataan seseorang: ''jika bukan karena Allah dan fulan, niscaya akan terjadi apa yang Allah dan kamu kehendaki''. Rasulullah r bersabda:

[ لاتقولوا ما شاء الله وشاء فلان , ولكن قولوا ما شاء الله ثم شاء فلان ] صحيح رواه أحمد

Artinya: ''Janganlah kalian mengatakan Allah dan si fulan berkehendak, tetapi katakanlah Allah kemudian si fulan berkehendak''. ( HR.Ahmad)

 

2. Soal : Apakah boleh bersumpah dengan selain Allah I ?.

Jawab : Tidak boleh bersumpah dengan selain Allah I. Allah I berfirman :

{قُلْ بَلَى وَرَبِّي لَتُبْعَثُنَّ } [التغابن: 7]

Artinya : "Katakanlah: "Memang, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan. ( QS.At taghabun:7). Rasulullah r bersabda:

[ من حلف بغير الله فقد أشرك ] صحيح رواه أحمد

Artinya: ''barang siapa yang bersumpah dengan selain Allah, maka ia telah berbuat syirik ''. ( hadits shahih diriwayatkan oleh imam ahmad).

[ من كان حالفا , فليحلف بالله , أو ليصمت ] متفق عليه

Artinya: ''barang siapa yang bersumpah, maka bersumpahlah dengan Nama Allah, jika tidak maka diamlah". ( muttafaq'alaih).

Bisa jadi sumpah dengan nama para Nabi atau para wali itu termasuk syirik besar, karena pelakunya meyakini bahwa wali tersebut memiliki sesuatu yang dapat memalingkan hal yang membahayakannya, oleh karena itu dia takut bersumpah dengannya dalam keadaan berdusta, karena sudah diketahui bahwa syirik kecil itu termasuk dosa besar dan tidak menjadikan pelakunya kekal di neraka.

 

3. Soal : Apakah kita boleh memakai benang dan jampi-jampi untuk kesembuhan?

Jawab : Tidak boleh kita memakai keduanya. Berdasarkan firman Allah I :

{وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ } [الأنعام: 17]

Artinya: "Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri'' ( QS.Al an'am : 17).

Dari hudzaifah – semoga Allah meridhainya – bahwasanya ia melihat seorang lakii-laki yang memakai benang di tangannya supaya dapat sembuh dari demam, maka ia memutusnya sambil membaca ayat Allah I:

{وَمَا يُؤْمِنُ أَكْثَرُهُمْ بِاللَّهِ إِلَّا وَهُمْ مُشْرِكُونَ } [يوسف: 106]

Artinya: "Dan sebahagian besar dari mereka tidak beriman kepada Allah, melainkan dalam keadaan mempersekutukan Allah (dengan sembahan-sembahan lain). ( QS. Yusuf : 106).

 

4. Soal : Apakah kita boleh menggantungkan kharzah, wad'ah dan yang sejenisnyaya supaya terhindar dari penyakit 'ain?

Jawab : kita tidak boleh menggantungkannya dengan maksud supaya terhindar dari a'in. berdasarkan firman Allah I:

{وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ } [الأنعام: 17]

Artinya: ''Dan jika Allah menimpakan sesuatu kemudharatan kepadamu, maka tidak ada yang menghilangkannya melainkan Dia sendiri ". ( QS.Al an'am : 17 )> Rasulullah r bersabda:

[ من علق تميمة فقد أشرك ] صحيح رواه أحمد

Artinya: "Barang siapa yang menggantungkan jimat, maka ia telah berbuat syirik'' (hadits shahih diriwayatkan oleh imam ahmad).

Jimat : kharzah, wada'ah, yang digantungkan supaya terhindar dari 'ain dan supaya bisa sembuh dari demam adalah haram hukumnya. Rasulullah r juga bersabda:

[ إن الرقى والتمائم والتولة شرك ] صحيح رواه أحمد وأبو داود

Artinya: "Sesungguhnya mantra-mantra ,jimat, dan tiwalah adalah syirik". ( hadits shahih diriwayatkan oleh ahmad dan abu daud).

Ruqa: Adalah wirid-wirid yang mengandung lafadz kesyirikan; seperti meminta pertolongan kepada selain Allah I.

Tiwalah: adalah sesuatu yang ditulis oleh para dajjal dan para tukang sihir untuk para wanita, yaitu ungkapan tentang huruf-huruf yang terputus-putus dengan panjang tertentu, mereka menghiasinya dengan do'a-do'a kesyirikan.

 

TAWASSUL DAN MEMINTA SYAFA'AT

 

1. Soal : Apa saja macam-macam tawassul ?.

Jawab : Tawassul ada dua macam, yaitu : tawassul yang disyari'atkan dan tawassul yang dilarang.

a. tawassul yang disyari'atkan adalah tawassul dengan Nama-nama Allah I dan sifat-sifat-Nya, amal shalih, dan meminta untuk dido'akan kepada orang-orang yang shalih yang masih hidup. Allah I berfirman :

{وَلِلَّهِ الْأَسْمَاءُ الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا } [الأعراف: 180]

Artinya: "Dan bagi Allah-lah Nama-nama yang baik, maka berdo'alah dengannya '' ( QS.Al 'Araaf : 180).

Maksudnya adalah berdo'alah kepada Allah I sambil bertawassul kepada-Nya dengan Nama-nama-Nya yang baik. Dalam ayat lain Allah I juga berfirman:

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَابْتَغُوا إِلَيْهِ الْوَسِيلَةَ } [المائدة: 35]

Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya". ( QS.Al maidah : 35).

Maksudnya adalah dekatkanlah diri kalian kepada-Nya dengan mentaa'ati-Nya, dan dengan amalan yang diridhai-Nya. disebutkan oleh ibnu katsir yang dinukil dari qatadah....Rasulullah r bersabda:

[ أسألك بكل اسم هو لك سميت به نفسك ] صحيح رواه أحمد

Artinya: ''Aku memohon kepada-Mu dengan setiap Nama yang engkau miliki dan Engkau sebutkan dengannya bagi-Mu ''. (hadits shahih, diriwayatkan oleh imam ahmad).

Perkataan Rasulullah r untuk salah seorang sahabat yang meminta kepadanya supaya dapat menemaninya nanti di surga adalah:

[ أعني على نفسك بكثرة السجود ] رواه مسلم

Artinya: "Bantulah aku atas dirimu dengan memperbanyak sujud". Maksudnya adalah shalat, dan ia termasuk amal shalih.

Seperti kisah al kahfi yang mana mereka bertawassul dengan amalan-amalan shalih mereka, maka Allah I bukakan pintu gua.

Tawassul juga diperbolehkan dengan kecintaan kita kepada Allah U dan Rasul-Nya serta kecintaan kita kepada para wali, karena kecintaan kita terhadap mereka merupakan amal shalih.

b. Tawassul yang dilarang, adalah tawassul dengan orang-orang yang sudah meninggal dan meminta segala kebutuhan kepada mereka, sebagaimana yang banyak terjadi di jaman sekarang, dan ia termasuk syirik besar. Allah U berfirman:

{وَلَا تَدْعُ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَنْفَعُكَ وَلَا يَضُرُّكَ فَإِنْ فَعَلْتَ فَإِنَّكَ إِذًا مِنَ الظَّالِمِينَ } [يونس: 106]

Artinya: "Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang zalim."( QS.yunus : 106).

Adapun bertawassul dengan kedudukan Rasulullah e, seperti ucapan :'' Ya Allah dengan kedudukan Muhammad, sembuhkanlah aku'', maka tidak ada dalilnya. karena para sahabat tidak melakukannya. Adapun tawassulnya umar bin khattab t dengan ibnu abbas t, waktu beliau meminta do'a kepadanya, ibnu abbas masih hidup. Dan tidak bertawassul dengan Rasulullah e setelah sepeninggalnya beliau e. tawassul dengan kedudukan Rasulullah e bisa termasuk ke dalam kesyirikan, karena pelakunya berkeyakinan bahwa Allah U membutuhkan perantara dari kalangan manusia seperti amir atau hakim di dalam berdo'a kepada-Nya. Karena hal tersebut termasuk menyamakan antara makhluk dan penciptanya. Abu hanifah- semoga Allah merahmatinya-berkata:'' aku benci untuk meminta kepada Allah dengan selain-Nya'' ( disebutkan oleh shahib ad daar al mukhtaar).

 

2. Soal : Apakah do'a itu memerlukan perantara makhluk?.

Jawab : Tidak memerlukan. Berdasarkan firman Allah U :

{ وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ } [البقرة: 186]

Artinya: ''Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat '' . ( QS.Al baqarah : 186). Rasulullah e bersbda :

[ إنكم تدعون سميعا قريبا وهو معكم ] رواه البخاري ومسلم

Artinya : ''Sesungguhnya kalian berdo'a kepada Yang Maha Mendengar lagi Maha Dekat dan Dia ada bersama kalian''.(HR.Muslim). engan ilmu-Nya Dia mendengar dan melihat kalian.

 

3. Soal : Apakah boleh minta do'a kepada orang-orang yang masih hidup?

Jawab : Ya, boleh minta do'a kepada orang-orang yang masih hidup bukan kepada orang-orang yang sudah meninggal. Allah U berfirman kepada Rasul-Nya ketika masih hidup :

{وَاسْتَغْفِرْ لِذَنْبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ} [محمد: 19]

Artinya : ''Dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan ''. ( QS.Muhammad: 19). Dan dalam hadits shahih yang diriwayatkan oleh tirmidzi :

[ أن رجلا ضرير البصر أتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال : ادع الله أن يعافيني ...]رواه الترمذي

Artinya: "Bahwasanya seorang laki-laki buta datang kepada Rasulullah e lalu berkata: ''do'akanlah aku supaya Allah menyembukanku". ( HR.tirmidzi).

 

4. Soal : Apa yang menjadi perantara Rasulullah e?.

Jawab : Perantaranya adalah penyampaian , Allah U berfirman :

{يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ } [المائدة: 67]

Artinya: "Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu"( QS.Al maidah : 67).

Rasulullah e bersabda : ''Ya Allah, saksikanlah'' sebagai jawaban atas perkataan para sahabat: ''kami bersaksi bahwa engkau sudah menyampaikan risalah''. ( HR.Muslim ).

 

5. Soal : Dari siapakah kita meminta syafa'at Rasulullah e ?

Jawab : Kami meminta syafa'atnya dari Allah U Allah U berfirman:

{ قُلْ لِلَّهِ الشَّفَاعَةُ جَمِيعًا} [الزمر: 44]

Artinya: "Katakanlah Hanya kepunyaan Allah syafaat itu semuanya"( QS.Az zumar: 44 ). Rasulullah e telah mengajarkan kepada para sahabatnya untuk mengatakan :

[ اللهم شفعه في ]رواه ابن ماجة.

Artinya: ''Ya Allah, jadikanlah Rasulullah e syafa'at bagiku". Rasulullah e juga bersabda:

[ إني خبأت دعوتي شفاعة لأمتي يوم القيامة , فهي نائلة إن شاء الله , من مات من أمتي لا يشرك بالله شيئا] رواه مسلم

Artinya: "sesungguhnya aku sembunyikan do'aku sebagai syafa'at untuk ummatku di hari kiamat, dan ia akan terwujud insya Allah, Barangsiapa yang mati dari ummatku dalam keadaan tidak mempersekutukan Allah dengan sesuatu apa pun'.' ( HR.Muslim).

 

6. Soal : Apakah kita boleh minta syafa'at kepada orang-orang yang masih hidup ?

Jawab : Kita minta syafa'at kepada orang-orang yang masih hidup dalam urusan-urusan dunia saja. Allah U berfirman :

{مَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً حَسَنَةً يَكُنْ لَهُ نَصِيبٌ مِنْهَا وَمَنْ يَشْفَعْ شَفَاعَةً سَيِّئَةً يَكُنْ لَهُ كِفْلٌ مِنْهَا } [النساء: 85]

Artinya: ''Barangsiapa yang memberikan syafa'at yang baik, niscaya ia akan memperoleh bahagian (pahala) dari padanya. Dan barangsiapa memberi syafa'at yang buruk[326], niscaya ia akan memikul bahagian (dosa) dari padanya '' ( QS.An nisa : 85 ). Rasulullah e bersabda:

[ اشفعوا تؤجروا ] صحيح رواه أبو داود

Artinya: ''hendaklah kalian member syafa'at, niscaya kalian mendapat pahala". ( hadits shahih diriwayatkan oleh abu daud ).

 

7. Soal : Apakah kita boleh berlebih-lebihan dalam memuji Rasulullah e ?

Jawab : Tidak boleh berlebih-lebihan dalam memuji Rasulullah e, Allah U berfirman :

{قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ} [الكهف: 110]

Artinya : ''Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa." ( QS.Al kahfi : 110). Rasulullah e bersabda:

[لا تطروني كما أطرت النصارى عيسى ابن مريم ,فإنما أنا عبد, فقولوا عبد الله ورسوله ] البخاري

Artinya: "janganlah kalian berlebih-lebihan dalam memujiku, sebagaimana berlebih-lebihannya orang-orang nasrani dalam memuji isa ibnu maryam, aku hanyalah seorang hamba, maka katakanlah hamba Allah dan Rasul-Nya''.( HR.Bukhari).

 

8. Soal : Siapakah yang pertama kali diciptakan?

Jawab : Pertama kali yang diciptakan dari kalangan manusia adalah adam u dan dari benda adalah pena. Allah U berfirman :

{إِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلَائِكَةِ إِنِّي خَالِقٌ بَشَرًا مِنْ طِينٍ (71)} [ص: 71]

Artinya: "(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah ". ( QS. Shad : 71). Rasulullah e bersabda:

[ كلكم بنوآدم , وآدم خلق من تراب ] رواه البزار وصححه الألباني

Artinya: "Setiap kalian adalah anak adam, dan adam diciptakan dari tanah". ( diriwayatkan oleh al bazzar dan dishahihkan oleh al bani) Rasulullah e juga bersabda:

[ إن أول ما خلق الله القلم ] رواه أبو داود والترمذي وقال حسن صحيح

Artinya: "Sesungguhnya pertama kali yang diciptakan oleh Allah U adalah pena" (diriwayatkan oleh abu daud dan tirmidzi , ia berkata hadits hasan shahih).

Adapun hadits yang menyebutkan bahwa yang pertama kali Allah U ciptakan itu cahaya Muhammad e adalah hadits palsu dan dusta, menyelisihi al-qur'an dan as sunnah, serta akal dan dalil. Assuyuthi berkata: tidak ada sanadnya. al-ghamari berkata: palsu. Albani berkata: batil.

 

JIHAD, AL WALA' DAN HUKUM

 

1. Soal : Apa hukumnya jihad di jalan Allah U ?.

Jawab : jihad hukumnya wajib. Baik dengan harta, jiwa, dan lisan sesuai dengan kemampuan. Allah U berfirman:

{انْفِرُوا خِفَافًا وَثِقَالًا وَجَاهِدُوا بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (41)} [التوبة: 41]

Artinya: ''Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah''. ( QS.At taubah : 41). Rasulullah e bersabda:

[جاهدوا المشركين بأموالكم وأنفسكم وألسنتكم ] صحيح رواه أبو داود

Artinya: ''Perangilah orang-orang musyrik dengan harta , jiwa , dan lisan kalian ''( hadits shahih diriwayatkan oleh abu daud ). Yakni sesuai dengan kemampuan.

 

2. Soal : Apa yang dimaksud dengan al wala' (loyalitas)?.

Jawab : Al wala' adalah kecintaan dan menolongan untuk orang-orang mukmin yang mentauhidkan Allah U. Allah U berfirman :

{وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ} [التوبة: 71].

Artinya: ''Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain'' ( QS.At taubah : 71 ). Rasulullah e bersabda:

[ المؤمن للمؤمن كالبنيان المرصوص يشد بعضه بعضا ] رواه مسلم

Artinya: ''Orang mukmin dengan mukmin lainnya adalah seperti bangunan kokoh yang saling menguatkan satu sama lain". ( HR.Muslim ).

 

3. Soal : Apakah boleh kita mencintai dan menolong orang- orang kafir?.

Jawab : Tidak boleh, berdasarkan firman Allah U :

{وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ} [المائدة: 51]

Artinya: ''Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka''. ( QS.Al Maidah :51 ). Rasulullah e bersabda:

[ إن آل بني فلان ليسوا لي بأولياء ] متفق عليه

Artinya: ''Sesungguhnya keluarga si fulan bukanlah pemimpin bagiku'' ( Muttafaq'alaih).

 

4. Soal : Siapakah yang disebut dengan wali?.

Jawab : Wali adalah seorang mukmin yang bertaqwa . Allah U berfirman :

{أَلَا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ (62) الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (63)} [يونس: 62، 63].

Artinya :''Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatira terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.'' ( QS.Yunus: 62). Rasulullah e bersabda:

[ إنما وليي الله , وصالح المؤمنين ] متفق عليه

Artinya " Sesungguhnya wali ku adalah Allah U dan orang-orang mukmin yang shaleh . ( Muttafaq'alaih).

 

5. Soal : Dengan apakah kaum muslimin wajib memutuskan perkara?

Jawab : Kaum muslimin wajib memutuskan perkara dengan al qur'an dan hadits shahih. Allah U berfirman :

{ وَأَنِ احْكُمْ بَيْنَهُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ} [المائدة: 49]

Artinya: ''Dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah '' ( QS.Al Maidah). Rasulullah e bersabda:

[ أما بعد : ألا أيها الناس : فإنما أنا بشر يوشك أن يأتي رسول ربي فأجيب , وأنا تارك فيكم ثقلين : أولهما كتاب الله , فيه الهدى والنور , فخذوا بكتاب الله واستمسكوا به ] فحث على كتاب الله ورغب فيه , ثم قال : ( وأهل بيتي ) رواه مسلم.

Artinya: ''amma ba'du: wahai manusia: sesungguhnya aku tidak lain hanyalah manusia, bisa jadi utusan robku datang maka aku penuhi. Aku telah tinggalkan pada kalian dua perkara: pertama adalah kitabullah, didalamnya terdapat petunjuk. Maka ambilah al-qur'an dan berpagang teguhlah dengannya. Maka ajak dan doronglah kepada al-qur'an. Kemudian ia berkata: dan keeluargaku". (Riwayat Muslim) Rassulullah e juga bersabda:

[ تركت فيكم أمرين لن تضلوا ما تمسكتم بهما : كتاب الله وسنة رسوله ] رواه مالك , وصححه الألباني , ومحقق جامع الأصول لشواهده.

Artinya: ''aku tinggalkan untuk kalian dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selama kalian berpegang teguh pada keduanya, yaitu kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya'' ( diriwayatkan oleh imam malik, dishahihkan oleh al bani).

 

BERAMAL DENGAN AL QUR'AN DAN AL HADITS

 

1. Soal : Untuk apakah Allah U menurunkann al qur'an?.

Jawab : Allah U menurunkan Al qur'an supaya kita beramal dengannya. Allah U berfirman:

{اتَّبِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَيْكُمْ مِنْ رَبِّكُمْ } [الأعراف: 3]

Artinya: ''Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu''. ( QS.Al a'raf:3)

Rasulullah e bersabda:

[ اقرؤوا القرآن , واعملوا به , ولا تأكلوا به ] صحيح رواه أحمد

Artinya: ''Bacalah al qur'an dan beramallah dengannya dan janganlah kalian makan dengannya''. ( hadits shahih diriwayatkan oleh imam ahmad).

 

2. soal : Apa hukumnya beramal dengan hadits shahih?

Jawab : Beramal dengan hadits shahih hukumnya wajib. Allah U berfirman:

{وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا} [الحشر: 7]

Artinya: ''Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah.Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkan". ( QS.Al hasyr: 7). Rasulullah e bersabda:

[ عليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين , تمسكوا بها ] صحيح رواه أحمد

Artinya: ''Hendaklah kalian menuju sunnahku dan sunnah para khalifah yang lurus lagi diberi petunjuk, berpegang teguhlah dengannya'' ( hadits shahih diriwayatkan oleh imam ahmad).

 

3. soal : Apakah kita boleh mencukupkan dengan al qur'an saja tanpa hadits?

Jawab : Tidak boleh, berdasarkan firman Allah U :

{بِالْبَيِّنَاتِ وَالزُّبُرِ وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ (44)} [النحل: 44]

Artinya: ''Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan'' ( QS.An nahl :44)Rasulullah e bersabda:

[ ألا وإني أتيت القرآن ومثله معه ] صحيح رواه أبو داود وغيره

Artinya '' (ingatlah) sesungguhnya telah diberikan kepadaku yaitu al qur'an dan yang serupa bersamanya" ) hadits shahih diriwayatkan oleh abu daud dan selainnya)

 

4. soal : Apakah kita boleh mendahulukan suatu perkataan di atas perkataan Allah dan Rasul-Nya?

Jawab : Tidak boleh. Berdasarkan firman Allah U :

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ } [الحجرات: 1]

Artinya: ''Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya'' ( QS.Al hujurat: 1). Sabda Rasulullah e:

[ لا طاعة لأحد في معصية الله , إنما الطاعة في المعروف ] متفق عليه

Artinya: '' tidak ada ketaatan bagi seseorang dalam bermaksiat kepada Allah U , sesungguhnya ketaatan itu dalam kebaikan ''. ( Muttafaq'alaih).

Perkataan ibnu abbas t :

[ أراهم سيهلكون , أقول : قال النبي صلى الله عليه وسلم , ويقولون : قال أبو بكر وعمر ] رواه أحمد وصححه أحمد شاكر.

Artinya: ''diperlihatkan kepadaku bahwa mereka akan celaka. Aku katakan: Nabi e yang bicara. Mereka mengatakan: abu bakar dan umar t berkata''. (hadits yang diriwayatkan oleh imam ahmad dan dishahihkan oleh ahmad syakir ).

 

5. soal : apa yang kita perbuat bila mana terjadi perselisihan dalam urusan agama kita?

Jawab : kita kembalikan kepada al qur'an dan sunnah shahihah . Allah U berfirman:

{فَإِنْ تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللَّهِ وَالرَّسُولِ إِنْ كُنْتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلًا } [النساء: 59]

Artinya: ''Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya''. ( QS.An nisa: 59). Rasulullah e bersabda:

[ تركت فيكم أمرين لن تضلوا ما تمسكتم بهما : كتاب الله وسنة رسوله ] رواه مالك وصححه الألباني في الجامع

Artinya: ''aku tinggalkan untuk kalian dua perkara yang kalian tidak akan tersesat selama kalian berpegang teguh kepada keduanya, yaitu: kitabullah dan sunnah Rasul-Nya'' (hadit diriwayatkan oleh imam malik dan dishahihkan oleh al bani di dalam kitab al jami')

 

6. soal : Bagaimana cara kita mencintai Allah U dan Rasul-Nya?

Jawab : Kita mencintai Allah U dan Rasul-Nya dengan mentaati dan mengikuti semua perintah-Nya. Allah U berfirman :

{قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ (31)} [آل عمران: 31]

Artinya: ''Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang'' ( QS.Ali imran : 31). Rasulullah e bersabda:

[ لا يؤمن أحدكم حتى أكون أحب إليه من والده , وولده , والناس أجمعين ] متفق عليه

Artinya: ''tidaklah beriman salah seorang diantara kalian, sampai aku lebih dia cintai dari pada bapaknya, anaknya, dan manusia seluruhnya'' ( Muttafaq'alaih).

 

7. Soal : Apakah kita boleh meninggalkan untuk beramal dan bertawakkal terhadap takdir?

Jawab : Tidak, Kita tidak boleh meninggalkan amal perbuatan. Berdasarkan firman Allah U

{فَأَمَّا مَنْ أَعْطَى وَاتَّقَى (5) وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَى (6) فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَى (7)} [الليل: 5 - 7]

Artinya: ''Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa,dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (syurga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah '' ( QS.Al lail: 5-7). Rasulullah e bersabda

[ اعملوا فكل ميسر لما خلق له ] رواه البخاري ومسلم

Artinya: ''Beramallah kalian, karena segala sesuatu itu akan mendapatkan kemudahan sesuai dengan penciptaannya''.( HR.Bukhari-Muslim). Rasulullah e juga bersabda:

( المؤمن القوي خير وأحب إلى الله من المؤمن الضعيف , وفي كل خير , احرص على ما ينفعك , واستعن بالله ولا تعجز, فإن أصابك شيء فلا تقل : لو أني فعلت كذا وكذا , ولكن قل : قدر الله وما شاء فعل , فإن لو تفتح عمل الشيطان ) رواه مسلم

Artinya: ''Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih Allah cintai dari pada orang mukmin yang lemah. dan pada segala sesuatu ada kebaikan. jagalah terhadap apa yang bermanfaat bagimu, dan minta pertolonganlah kepada Allah dan janganlah lemah. Jika terjadi sesuatu kepadamu janganlah mengatakan:'' seandainya aku mengerjakan ini'dan ini'' akan tetapi katakanlah :'' Allah lah Yang telah menetapkan, dan apa-apa yang Dia kehendaki Dia perbuat'' karena sesungguhnya kata '' seandainya '' dapat membuka amal syetan'' ( HR.Muslim).

 

MANFAAT YANG DAPAT DIPETIK DARI HADITS DI ATAS

 

    Sesungguhnya orang mukmin yang dicintai oleh Allah U adalah orang mukmin yang kuat, yang bekerja dan yang senantiasa menjaga apa-apa yang bermanfaat baginya, serta selalu meminta pertolongan hanya kepada Allah U saja dan selalu berikhtiar. Jika terjadi sesuatu yang tidak disenangi dia tidak menyesal akan tetapi merasa ridha terhadap apa-apa yang telah Allah U tetapkan padanya. Allah U berfirman:

{وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ } [البقرة: 216]

Artinya: ''Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.'' ( QS.Al baqarah: 216).

 

BID'AH DALAM AGAMA

 

1. soal : Apa yang dimaksud dengan bid'ah dalam agama?

Jawab : Bid'ah dalam agama adalah setiap apa yang tidak ada dasarnya dalam syari'at

Allah U berfirman sebagai bentuk pengingkaran atas bid'ahnya orang-orang musyrik:

{أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ } [الشورى: 21]

Artinya ''Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan untuk mereka agama yang tidak diizinkan Allah? ( QS.Asy syuraa: 21). Rasulullah e bersabda:

[ من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه , فهو رد ] متفق عليه

Artinya: ''Barangsiapa yang mengada-ada dalam urusan ( agama) ini apa-apa yang tidak ada dasarnya, maka ia tertolak''. ( Muttafaq'alaih).

 

2. Soal : Apakah dalam agama ini ada bid'ah hasanah?

Jawab : Tidak ada . dalilnya adalah firman Allah U :

{الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا} [المائدة: 3]

Artinya: ''Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.'' ( QS.Al maidah:3). Rasulullah e bersabda:

[ إياكم ومحدثات الأمور , فإن كل محدثة بدعة , وكل بدعة ضلالة , وكل ضلالة في النار ] صحيح رواه النسائي وغيره.

Artinya: ''Jauhilah oleh kalian setiap hal-hal yang baru, karena sesungguhnya setiap yang baru adalah bid'ah, dan setiap bid'ah adalah sesat, dan setiap yang sesat adalah tempatnya di neraka''. ( hadits shahih yang diriwayatkan oleh nasa I dan selainnya).

 

MACAM-MACAM BID'AH DALAM AGAMA

 

A. Bid'ah yang mengkafirkan, seperti meminta do'a kepada orang-orang yang sudah meninggal, atau orang-orang yang tiada dan meminta pertolongan kepada mereka. Seperti ucapan mereka "tolonglah aku wahai sayyid fulan''.

B. Bid'ah yang diharamkan, seperti bertawassul kepada Allah U dengan orang-orang yang sudah meninggal, shalat di atas kuburan dan membangun di atasnya.

C. Bid'ah yang dibenci, seperti shalat dhuhur setelah shalat jum'at, mengangkat suara dengan shalawat setelah adzan. Adapun urusan-urusan dunia, seperti teknologi dan selainnya, maka tidak termasuk dalam bid'ah agama, berdasarkan sabda Rasulullah e yang artinya: '' kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian". ( HR.Muslim).

 

3. Soal : Apakah dalam islam ada sunnah hasanah?.

Jawab : Ya, Dalam islam ada sunnah hasanah ( ada dasarnya, seperti shadaqah).Rasululllah e bersabda:

[ من سن سنة في الإسلام سنة حسنة , فله أجرها , وأجر من عمل بها من بعده , من غير أن ينقص من أجورهم شيء ...] رواه مسلم.

Artinya: "Barangsiapa yang mencontohkan dalam islam sunnah yang baik, maka baginya pahala dan pahala orang-orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun....(Riwayat Muslim).

 

ALLAH PASTI MENOLONG ORANG-ORANG YANG BERIMAN

 

4. soal : Kapan orang-orang islam akan menang?.

Jawab : Orang-orang islam akan menang jika mereka kembali merealisasikan kitab Allah U dan sunnah Rasul-Nya, mulai menyebarkan tauhid, memperingatkan mereka dari kesyirikan dengan berbagai macam bentuknya, dan mempersiapkan kekuatan untuk menghadapi musuh-musuh mereka sesuai dengan kemampuan.

 

1. Allah U berfirman :

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ تَنْصُرُوا اللَّهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ أَقْدَامَكُمْ (7)} [محمد: 7]

Artinya: '' Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.'' ( QS.Muhammad: 7).

 

2. Allah U berfirman :

{وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (55)} [النور: 55].

Artinya: ''Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa dimuka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentausa. Mereka tetap menyembahku-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku'' ( QS.An nuur : 55).

 

3. Allah U berfirman :

{وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ } [الأنفال: 60]

Artinya: ''Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi'' ( QS.Al anfal: 60 ).

 

4. Rasulullah e bersabda:

[ ألا إن القوة الرمي , ألا إن القوة الرمي , ألا إن القوة الرمي ] رواه مسلم.

Artinya: ''ketahuilah bahwa sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah, ketahuilah sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah, ingatlah sesungguhnya kekuatan itu adalah memanah". ( HR.Muslim).

 

JANGAN BERDO'A BERSAMA ALLAH KEPADA YANG LAIN

 

Katakanlah kepada yang berdo'a pada selain Allah

Yang merasa khusyu dalam kehinaan penghambaan

Wahai penyeru kepada selain Allah, apakah telah sampai kepadamu

Bahwa sesungguhnya do'a itu ibadah kepada Allah?

Apakah kamu lupa bahwa kamu adalah hamba-Nya dan memerlukan-Nya?

Berdo'a kepada-Nya telah ada dalam Al qur'an

Allah itu Maha Dekat kepada orang yang kamu seru di saat kesusahan

Dia-lah yang mengabulkan do'a tanpa ada perantara lain

Apakah berdo'a kepada selain-Nya sudah ada dalam sunnah?

Atau apakah kamu lah yang mengikuti syaitan?

Jika kamu berada dalam petunjuk seperti yang kamu anggap

Maka datangkanlah kepada kami bukti-bukti yang cemerlang

Demi Allah, para sahabat tidak pernah berdo'a kepada selain Allah

Yang mana mereka mendekatkan diri seperti para pemilik berhala

Akan tetapi perbuatan ini, bagi mereka adalah kesyirikan

Dan mereka lari darinya demi keimanan.

Bukanlah tawassul dan taqarrub itu dengan hawa nafsu

Akan tetapi dengan ketaqwaan, dan kebajikan

Inilah kitab Allah memisahkan antara kita

Apakah di dalamnya terdapat kalimat: ''bertawassullah dengan fulan?''

Bertawassul di dalam Alqur'an sungguh jelas

Jika kamu cerdas, sesungguhnya ada dua macam*

 

Oleh : syekh abdudh dhahir abu samah –rahimahullah-

 

1. tawassulnya orang-orang mukmin dengan mentaati Allah, dengan Nama-nama-Nya, dan dengan amal shali.

2. tawassulnya orang-orang musyrik, dengan meminta do'a kepada wali-wali mereka yang berbentuk berhala.

 

 

DOA MUSTAJAB (YANG AMPUH)

1- قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (( من تعار من الليل حين يستيقظ : لا إله إلا الله وحده لا شريك له , له الملك وله الحمد , يحيي ويميت , وهو على كل شيء قدير . سبحان الله , والحد لله , ولا إله إلا الله , والله أكبر , ولا حول ولا قوة إلا بالله , ثم قال : اللهم اغفرلي , أو دعا استجيب له , فإن قام فتوضأ ثم صلى قبلت صلاته )) رواه البخاري وغيره

Artinya: Rasulullah r bersabda: '' barangsiapa yang terbangun di malam hari kemudian ia mengatakan : tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah, Dia sendiri Yang tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah kerajaan dan pujian, Yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha kuasa atas segala sesuatu. Maha suci Allah, segala puji Hanya bagi-Nya, dan tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah, Allah Maha besar, tidak ada daya dan kekuatan melainkan dari Allah, kemudian ia mengatakan: '' Ya Allah, ampunilah aku'' atau ia berdo'a, maka akan dikabulkan baginya. Jika ia bangun kemudian berwudhu dan melakukan shalat, maka shalatnya diterima.'' ( HR.Bukhari dan lainnya)

2- سمع رسول الله صلى الله عليه وسلم رجلا يقول : (( اللهم إني أسألك بأني أشهد أنك أنت الله لا إله إلا أنت الأحد الصمد الذي لم يلد ولم يولد ولم يكن له كفوا أحد , فقال صلى الله عليه وسلم : والذي نفسي بيده لقد سأل الله باسمه الأعظم الذي إذا دعي به أجاب وإذا سئل به أعطي )) صحيح رواه أحمد

Artinya: Rasulullah r telah mendengarkan seorang laki- laki yang mengatakan: '' Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu supaya aku bersaksi bahwa Engkau adalah Allah, yang tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Engkau, Yang Maha esa, tempat bergantung semua makhluk, tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya'' . kemudian Rasulullah r berkata: ''demi jiwaku yang ada di genggaman-Nya, sungguh ia telah memohon kepada Allah dengan Nama-Nya yang sangat agung, yang apabila berdo'a dengannya,niscaya dikabulkan. Dan apabila diminta dengannya, niscaya akan diberi''. ( HR. Ahmad)

3- قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : (دعوة ذي النون إذا دعا بها وهو في بطن الحوت ( لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين ) لم يدع بها رجل مسلم في شيئ قط إلا استجاب الله له ) صحيح

Artinya: Rasulullah r bersabda: '' do'a dzin nuun ( nabi yunus as.) ketika berada di dalam perut hiu, dia berdo'a dengan kata-kata ini '' tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar melainkan Allah, Maha suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang dzalim'' tidak ada seorang muslim pun yang berdo'a dengannya kecuali Allah kabulkan baginya. ( Hadits shahih)

4- كان رسول الله صلى الله عليه وسلم إذا نزل به هم أو غم قال : ( يا حي يا قيوم برحمتك أستغيث ) حسن رواه الترمذي

Artinya: Rasulullah r jika ditimpa kesedihan atau kegalauan , beliau mengatakan '' Wahai Yang Maha hidup, Yang terus menerus Mengurusi makhluk-Nya, dengan Rahmat-Mu aku memohon pertolongan''. ( hadits hasan diriwayatkan oleh tirmidzi).

 

 

DAFTAR ISI

 

Rukun islam : .......................................................................................

Rukun Iman : .......................................................................................

Hak Allah terhadap hambanya : .............................................................

Macam-macam tauhid dan manfaat-manfaatnya.......................................

Syarat – syarat diterimahnya amal : ......................................................

Syirik besar : .......................................................................................

Macam – macam syirik besar : ..............................................................

Syirik kecil dan macam-macamnya : ......................................................

Menjadikan perantara dan meminta syafaat : .........................................

Berjihad, loyalitas dan berhukum : ........................................................

Beramal dengan al-qur'an dan as-sunnah : ............................................

Bid'ah dalam agama : ..........................................................................

Kewajiban bagi kami untuk menolong orang-orang mukmin : ..................

Janganlah berdo'a bersama Allah kepada yang lain.................................

Doa yang mustajab : ...........................................................................

 

..................................................................

 

ترجمة :

أبو الحارث الإندونيسي

الداعية بالمكتب التعاوني للدعوة وتوعية الجاليات بمكة المكرمة